Wallpaper Download
Showing posts with label Tribute. Show all posts
Showing posts with label Tribute. Show all posts

Friday, March 25, 2011

This Weekend

Sebelum bacotan gue dimulai, gue mau ngucapin selamat ulang tahun dulu buat temen gue, Sherly Marcelina.

Salah satu hal yang gue ketahui tentang sherly, adalah dia suka kucing. Iya, dia suka kucing. Kalau nemu kucing dimana aja bawaannya pasti pengen dipegangin.

Sempat kepikirin juga buat bungkusin anak kucing dirumah buat jadi kado, tapi takut dicakar ma emaknya si kucing. Dan sempat juga nyari-nyari boneka kucing di kidz station….nemu satu, tapi mukanya oedem sebelah, dan kulitnya ada bintik-bintik, jangan-jangan itu petechie (atau guenya aja yang ga bisa ngebedain kucing dengan macan tutul hahaha), , diurungin deh niat buat beli itu… :)  <--- ngaco to the max. 

Gue juga sebenarnya suka kucing, apalagi kucing yang bisa bicara seperti snowbell dalam film stuart little. Itu bisa jadi kado ulang tahun yang ideal. Kucing yang bisa bicara. Wah, jadi pengen punya satu. :*)

My snowy

Pokoknya, wish you all the best Sherly. Semoga kedepannya jadi cewek yang kuat, tahan banting, biar bisa jadi pegulat professional, eh maksudnya biar bisa mengatasi tekanan hidup dengan lebih mudah. Ah pokoknya gitu deh. Satu lagi, selalu hati-hati ya kalo turun dari tangga. Hahaha. Pisss.

Dan tadi pagi, temen gue nanya seperti ini, Malam nanti jalan kemana? 

Gue jawab sambil mengutip kalimat dari lirik lagu simple plan, spending the nigt on my own! Crawl into my bed! And starring at my four walls again!

Wah bakalan boring banget tuh, katanya.

Gue jawab lagi. Enggak juga kok. Lagian gue juga baru dapat dua belas koleksi film lagi.

Lagi? Tanyanya.

Iya, Ini daftar filmnya.


The Little Comedian (Thailand)


Faster



The Fighter



Life as we know it



Jackass



The Girl Who Leapt Through the Time (Jepang)



Hitch



The Time Travelers wife



The Pursuit of Happyness



The Losers



Van Wilder : The Freshmen of the Year


Harry Potter and the Half Blood Prince

Temen gue bengong semenit. Malam ini gue nginep dirumah lo ya. katanya.



Book of Memories

Hampir setahun gue selalu merasa seperti berada dalam kondisi “Kesepian di tengah Keramaian” dan hanya butuh satu hari untuk menyadarkan gue kalau itu sebenarnya salah.
Satu hari itu, adalah hari ulang tahun gue yang ke dua puluh. 

***

Chapter 1 : The First Hour

Banyak yang mengatakan kalau mengucapkan selamat ulang tahun tepat ketika hari dimulai itu hal yang terlalu biasa dan tidak penting. Apa pentingnya? Mengganggu tidur saja. Itu kata mereka.
Kata gue, dari pertama kali mendapatkannya dulu hingga sekarang, tindakan mengucapkan selamat ulang tahun pada jam pertama itu sangat penting. Gue selalu senang menerimanya. Keren sekali jika orang-orang mau tidur lebih larut, atau menyetel alarmnya untuk bangun di tepat tengah malam hanya untuk sekedar mengucapkan selamat ulang tahun ke kita.

Dan gue, mendapatkannya dari mereka. 

Irma Afriyesi Srg (00.17)

Tengku Andhita (00.17)

Mardiah Rizqa BB (00.17)

Jessica Forshytia Fa (00.30)

Rizky Mubaraqh (00.33)

Anggraeny (00.35) 

Michele Huang (00.36)

Ade Maya Sari Srg (00.46)

Anugerah Permana Batubara (00.47)

Erika Juanita Nst (00.54)

Laurenta Stevanus M (00.58)

Yang kalian lakukan itu tepat. Jelas sekali, gue sangat senang! :)

NB: Juga untuk seseorang yang mengucapkan pada jam-jam terakhir. Gue juga enggak akan melupakan itu. Usaha untuk tampil beda dari yang lain dengan mengucapkan di saat-saat terakhir, itu juga manis. Terimakasih ya ;)


Chapter 2: The Five

Apa korelasi antara angka 5 dengan ulang tahun gue? Apa karena tanggal lahir gue terdiri dari angka 2 dan 3 yang jika dijumlahkan menjadi angka lima? Tentu saja tidak.
Gue membicarakan soal kelompok diskusi gue di kampus. Kelompok 5. Kelompok 5 yang hampir semua anggotanya mendatangi tempat duduk gue, mengulurkan tangan, dan mengucapkan selamat ulang tahun. 

Gue suka kelompok ini. Dari dulu sampai sekarang gue merasa nyaman dengan mereka.

Chapter 3: The Cake-Chocolate-Candle

Kalau ada kata yang lebih tinggi maknanya dari terima kasih, mungkin paling cocok untuk disematkan kepada Lia Wardina, Mardiah Rizqa, Sherly Marcelina, Prida Putri, dan Qurrata Akyuni.

Apa yang mereka lakukan seharusnya diganjar tidak cukup hanya dengan kata-kata.

Di saat teman-teman gue yang lain pulang dan entah kemana, yang pada akhirnya membuat gue juga ingin pulang, mereka justru menahan gue, dan, yah,you know, memberi surprise.

Cake, Candle, Chocolate, Gift, Smile, Laugh, Sing a song, Friendship fire, everything! :’)

Mempunyai teman seperti mereka membuat gue mensyukuri hidup! 

Juga membuat gue akhirnya percaya, bahwa perasaan ‘kesepian’ yang sering gue pelihara itu, sebenarnya tidak lebih dari sebuah ilusi!

Chapter 4: The Gift

Siapa yang ga senang dikasi kado? Gue bahkan masih menyimpan bungkus kado yang pertama kali gue terima dari temen gue waktu smp dengan sangat baik. Itu tandanya kalau gue memang sangat menyukai hal yang satu itu.
So, buat yang udah ngasi kado Lia, Eyik, Dyni, Dhita, Reza, apapun itu, Terimakasih Banyak yaaa ‘\[^^]/’

Gue suka kemejanya, gue sangat suka Headset sony tipe MDR-Q140 nya (luar biasa senang sekali akhirnya bisa ngidupin playlist everytime everywhere <--- nyengir ga ilang-ilang),  gue senang dengan Album Original "No pads, No Helmet, Just Ball" nya Simple Plan yang membuat gue nostalgia kembali ke masa-masa SMP, gue excited ma gantungan kunci Robin Van Persienya. Pokoknya gue cinta semua kado yang dikasi ke gue.

Masi ada yang lagi ga yang mau ngasi??? <---Ngarep Hahaha 

Chapter 5: The Unusual 

Yang ini buat gue tertawa lebar semalaman. Ini untuk pertama kalinya, sebagai sebuah perayaan simbolis untuk ulang tahun gue, ada beberapa orang yang buatin gue cerpen, dimana gue sebagai tokoh utamanya, dan hidup gue yang berantakan sebagai basis ceritanya. 

Pas nerima naskahnya asli tangan gue gemeter. Nangis nangis bombai deh situ. 

Adalah Kiki, Novi, Reza, Boy, dan Michele yang rela menyisihkan sedikit waktunya untuk berpikir dan menulis tentang gue. Lucunya, gue sendiri sangat tahu si Michele ga suka nulis, dan pas baca tulisannya, asli gue geli guling-guling. Gimana ya, memikirkan bagaimana dia berusaha keras merangkai kata-kata menjadi kalimat di cerpennya itu membuat perasaan gue jadi enak :D 

Good Job teman-teman. :’) 

Ntar kalo sempat Gue bakalan salin ulang cerpen-cerpen mereka buat dipajang di blog. Big Thank You yaa…..Hohoho. 

*** 

Akhir kata, buat semua yang udah memberi gue ucapan selamat ulang tahun, baik itu secara langsung, ataupun lewat media elektronik seperti telepon, sms, facebook, maupun twitter, gue ucapkan terima kasih yang sangaaat besar. Gue ga akan melewatkan ulang tahun kalian teman-temanku!



Thursday, December 23, 2010

Yang terbaik dari semester 3 (Part 3: Life)

Semester tiga gue adalah semester yang identik dengan masalah. Sesuatu yang bernama ‘Masalah’ ini menyerang semua aspek kehidupan gue. Gue benci masalah, tapi masalah mencintai gue. Ini adalah cinta sepihak yang menyebalkan.

Masalah cinta adalah salah satu masalah paling rumit. Faktanya, kisah cinta gue dengan liliput pertama merupakan kisah cinta paling menyedihkan yang pernah gue alami. Status gue sebagai pemuja rahasia abadi benar-benar memalukan. Jangan tanya gue bagaimana rasanya menjadi pemuja rahasia. Tanya saja Raditya Dika. Dia mampu menjelaskan dengan sangat baik bagaimana “sick” nya menjadi orang yang mencintai diam-diam. Berikut fragmen dari cerpennya di buku “Marmut Merah Jambu” yang gue anggap paling mewakili gue. Paling mewakili bagaimana rasanya menjadi orang hanya bisa mencintai dibelakang layar.

“Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang dari dulu, yang tumbuh mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya kita butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian.” (best fragmen)

Sedikit banyak, sindrom “pemuja rahasia” itu ternyata berpengaruh besar terhadap tingkat kepercayaan diri gue. Kali ini, dari masalah cinta merambat ke masalah kejiwaan. Gue jadi ga percaya diri, bahkan untuk mencoba menyukai orang lain. Gue berpikir dan mungkin takut jika orang lain yang nantinya akan gue sukai bersikap sama seperti liliput pertama.

Gue mengalami masalah besar pada kepercayaan diri hingga gue bertemu dengan seseorang yang memberi gue kesempatan untuk merubah paradigma gue yang salah itu.

Semuanya berawal dari keberanian gue untuk mendekati orang lain dan keluar dari bayang-bayang Liliput Pertama. Perlahan tapi pasti, gue mulai suka dengan orang lain. Dan tanpa bercerita kepada siapapun, gue maju dan sebisa mungkin tidak menenteng status “pemuja rahasia” yang konyol itu. Tidak ada yang tahu. Gue merahasiakan ini dari siapapun. Hingga tiba saatnya gue untuk menyatakan perasaan.

Ya, orang yang aku sukai itu kamu.”

Begitulah kalimat penembakan gue waktu itu. Yah, memang bukan kalimat penembakan yang baik. Tapi paling tidak, dengan dikeluarkannya kata-kata itu ke udara, gue sukses menanggalkan status “orang yang mencintai diam-diam” yang sebelumnya melekat erat dalam diri gue.

Hal terbaik justru datang dari balasan kalimat penembakan gue diatas.

“Kok bisa?” Katanya.

“Ceritanya panjang.” Balas gue sangat grogi sekali. Panas dingin.

“Ya ampun.” Serunya. Tertawa. Lebar. Ya, tertawa. Tertawa senang.

Gue diterima dengan tawa bahagia. Lihat, ternyata kisah cinta gue ternyata ga selalu menyedihkan.
Tawa lebarnya dan bagaimana atmosfir perasaan yang terbentuk saat itu, merupakan moment terbaik yang gue alami di semester 3.

Masalah cinta, masalah percaya diri, tampaknya menemui jalan terang. Tapi tidak begitu dengan bagaimana jalannya hari-hari gue. Bagaimana labilnya perasaan gue. Bagaimana hopelessnya gue di akhir-akhir semester tiga gara-gara tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik, masalah keluarga, dan masalah kesehatan yang menumpuk dan berubah menjadi badai besar. Ya, badai besar yang ga akan bisa dimengerti oleh siapa-siapa.
Lagi-lagi gue suka bagaimana Raditya Dika menggambarkan situasi labil seperti ini dengan kata-katanya.

"Memang menyakitkan, segimana besarnya masalah kita, orang-orang lain akan tetap berjalan maju. Tidak akan memahami. Walaupun ketika kita cerita mereka pasti akan bilang “Gue tau gimana rasanya” Tapi mereka tidak bener-bener tahu. Karena mereka tidak dalam posisi kita. Tidak. Orang-orang lain akan tetap memperlakukan kita seperti orang biasa. Tanpa tau yang kita jalani. Tanpa tau apa yang sedang kita alami. Sebesar apapun badai yang ada di hati kita saat ini, the world will keep on moving, and I’ll keep on standing. (Di balik jendela-Cinta brontosaurus, Best description of guilty)"

Apa boleh buat, gue pun menjalani hari demi hari dengan diam. Menepis harapan bahwa akan ada seseorang yang mengerti. Yah, bukan mereka yang seharusnya mengerti. Gue yang seharusnya ngertiin diri gue sendiri. Terlalu bergantung kepada pengertian orang lain hanya akan membuat gue lemah. Lihat saja gue yang sekarang. Ini semua gara-gara gue terlalu mengandalkan orang lain untuk memberikan solusi atas semua masalah gue. Masa bodoh dengan teori makhluk sosial. Manusia tidak selalu membutuhkan pertolongan orang lain, terutama ketika mengalami masalah internal dalam diri. Atau, ketika tidak ada orang yang mau peduli dan mengerti.

Hari hari gue selanjutya, makin suram.Tanpa tujuan. Tanpa gairah. Satu-satunya hiburan yang bisa membuat gue sedikit merasa enakan adalah membaca wall to wall gue dengan odik. Gue menyimpan halaman wall to wallnya dan membukanya dikala senggang. Dan itu selalu berhasil membuat gue tersenyum. Lucu melihat bagaimana cara gue menanyai orang lain dengan pertanyaan dan candaan-candaan yang kurang penting, dan lucu melihat bagaimana pertanyaan kurang penting itu dibalas dengan panjangnya. Dan percayalah, kita akan merasa lebih baik ketika kita apa yang kita omongin ditanggapi oleh orang lain.

Wall to wall itu, adalah percakapan terbaik yang pernah gue lakukan di dunia maya.
Itu sedikit membantu gue untuk tetap waras disaat-saat sulit.

Satu bulan sebelum semester tiga berakhir adalah saat-saat paling berat. Sangat berat sehingga quotes favorit gue saat itu ialah “sh*t happens” yang kalo diartikan ke bahasa Indonesia menjadi “Sial itu biasa”.
Gue bisa saja menjadi sakit jiwa kalau gue ga punya teman yang baik-baik.

Ada satu teman yang paling gue ingat ketika jiwa gue sedang labil-labilnya. Teman yang sering mengatakan “semangat ya jik.” Ketika gue akan memulai praktikum. Teman yang bisa ditanya-tanya ketika teman gue yang lain terlalu sibuk untuk ditanya. Teman yang selalu menularkan keceriaannya ke gue.

Dia ini, teman yang sangat bisa diandalkan. Dia ini, teman yang selalu membuat gue melihat sisi terang dari semua kesialan yang gue alami.

Dia ini, teman yang membuat gue bertahan. Dia ini, adalah salah satu teman yang akan selalu gue ingat. Dia ini, teman yang baik.

Gue pun tetap bertahan menjalani hari-hari di akhir semester tiga yang menyebalkan. Biarpun yang membuatnya menyebalkan itu sikap gue sendiri. Ada suatu hari saat gue sangat putus asa dengan praktikum dan ga tahan lagi untuk tidak bercerita kepada orang lain. Gue menelepon salah seorang teman kepercayaan. Dhita. Gue ceritain semua masalah gue panjang lebar. Dia mendengarkan dengan seksama. Hanya mendengarkan.

“Kalo gitu keadaannya, aku juga ga tahu harus gimana. Kok kayaknya complicated amat yak.” Begitu jawabnya waktu itu.

Gue jadi pengen mati.” Balas gue saking sebelnya.

Ya ampun ozik. Apa-apaan sih itu. Cemen ah.”

“Terserah deh. Semua orang payah.”

Oh, beneran pengen mati? Beneran? Ga pengen lihat Indonesia juara piala AFF?

Aku serius dhit!

Aku juga serius kale. Heh, ga pengen hidup lebih lama lagi? Ga pengen tahu siapa cowok yang bisa naklukin liliput pertama? Ga pengen tahu younha bakal nikah ma siapa? Atau lu pengen mati sebagai mahasiswa yang sepanjang kuliahnya ga pernah dapat nilai diatas B? heh. Ga asik ah.”

Gue tahu dhita bercanda dengan omongannya. Tapi, jika dipikir-pikir, ada benarnya juga. Masalah-masalah ini hanya mempersempit pikiran gue. Padahal, jika dipikir-pikir sedikit lagi, ada banyak hal rupanya yang bisa membuat gue untuk tetap menjalani hari-hari dengan semangat. Ya, si dhita itu memang mengambil contoh yang mengada-ngada seperti siapa yang akan jadi suami liliput pertama, tapi biar bagaimanapun juga dia benar. Masih banyak yang harus diperjuangkan dari hidup ini. Masih perlu membanggakan orang tua. Masih harus membeli barang-barang yang ingin dibeli. Masih harus tobat karena kebanyakan dosa. Dan masih harus membalas kebaikan teman-teman kepada gue. Curhatan dengan dhita itu merupakan curhatan yang paling memberikan pencerahan. Gue jadi punya banyak alasan untuk berjuang menyelesaikan masalah masalah gue yang kebanyakan. Dan ngomong-ngomong, tentang kebaikan teman, di semester tiga akhir inilah gue paling banyak merasakannya.

Apa yang selalu akan gue ingat, adalah bantuan teman-teman gue di praktikum IMT.

Apa hal terbaik yang gue terima di semester tiga adalah bantuan di praktikum IMT.

Dan setelahnya, biarpun masalah selalu datang, biarpun kesialan sudah menjadi hal yang biasa, gue tetap bisa menegakan kepala. Kebaikan-kebaikan mereka itu membuat gue mampu membuang semua keluh kesah. Saatnya gue maju dan belajar dari kesalahan.

Setelah semua yang gue lalui itu, gue jadi sadar, bahwa masalah itu datang bukan untuk ditunggu sampai hilang dengan sendirinya. Masalah itu datang untuk diselesaikan. Ya, Life is not about waiting the storm to pass. It is about dance in the rain.

Friday, November 19, 2010

What the cool things are

Ga terasa. Bener-bener ga terasa. Ternyata udah tiga minggu berlalu semenjak blok 11 (Ilmu Material dan teknologi Kedokteran gigi) dimulai. Selama dua minggu ini gue ngapain aja? Ga ingat. Kuliah, praktikum, tidur, stres, jalan sempoyongan, berlumuran gips, kenyang alginate, dekil, dan terjadinya penurunan frekuensi makan dari 5 kali sehari menjadi 2 kali sehari, itu juga kalo ingat. Mungkin cacing-cacing di perut gue pada busung lapar semua. Itulah siklus hidup bulan November. Buat yang belum tahu, Ilmu material kedokteran gigi itu beneren sulit. Ribet. Capek. Terlebih buat manusia super santai kayak gue. Tapi untunglah, ditengah kacaunya hidup gue akhir-akhir ini, masih ada beberapa hal yang membuat gue waras disaat-saat sulit.
Yah, hidup ini memang menyebalkan, sekaligus seru.
Apa saja yang keren dari awal hingga pertengahan november ini? Ini dia daftar favorit gue:

Cool Site (Funbrain)

Ini cerita dua minggu yang lalu, sehabis ujian blok 10. Gue mendapati buku diary of wimpy kid sudah tidak tersedia lagi di toko buku gramedia. Padahal gue pengen banget beli. Tapi setelah browsing sana-sini, gue pun menemukan situs untuk membaca diary of wimpy kid secara online. Yah, paling tidak ini membuat gue senyum-senyum sendiri dan sedikit melupakan ketidakwarasan sejenak.
Ini link situsnya www.funbrain.com


Cool Comic  (Doujinshi Ending Doraemon)

Secara tak sengaja gue menemukan ending doujinshinya Doraemon di 4shared. Haduh, lumayan sedih, apalagi Nobitanya juga udah berubah jadi pintar dikarenakan suatu hal. Haduh, jadi terinspirasi. Ni link downloadnya http://www.4shared.com/file/EQUC_8zp/Komik_DORAEMON_TAMAT.htm Baca sendiri aja ya, ga seru kalo diceritain. Enjoy.



Cool Match (Kemenangan beruntun Arsenal)

Ada perasaan tidak enak setiap kali gue bangun pagi, kemudian melihat internet dan mendapati hasil pertandingan dimana Arsenal kalah. Gue masih ingat ketika Arsenal dikalahkan shaktar doneskt dan itu selalu menimbulkan mood yang buruk. Tapi untunglah dalam dua minggu awal november Arsenal menang beruntun melawan Wolves dan Everton. Di kandang lawan pula. Gimana bisa itu ga dibilang keren? Ga sabar nonton arsenal lagi.

Cool friends

Blok 11, adalah blok dengan presentase tolong menolong yang tinggi. Terima kasih untuk Lia yang udah bersedia menjadi tempat gue bertanya ini itu, minjemin gue alat-alat yang ga gue punya. Juga untuk Boy dan Fadil yang membantu gue memotong dan menghaluskan wax. Vivi, steven, novel, silvia, simon dan abang senior yang gue ga tahu namanya, sangat-sangat dihanturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya. Terima kasih telah membantu gue mengaduk gips dan menuangkannya kedalam kuvet sehingga gue ga harus kerja sendirian. Buat dyni yang udah baik ma gue. Ridwan dan Ika yang membantu gue ngerjain pleno. Juga buat odik yang selalu membalas wall gue dengan kata-kata yang panjang. Membacanya selalu menimbulkan senyum. Kalian semua memang keren. Sangat pantas untuk diingat.

Cool song (Owakare desu ka?-Younha)

Akhirnya album baru younha keluar juga. Dan salah satu single (Owakare desu ka?) dalam album barunya, "Hitotsu sora no shita/Under one sky"  merupakan lagu younha paling favorit.  Hari pertama gue mendengar lagu ini, gue memainkannya lebih dari dua puluh kali. Selanjutnya, lagu ini selalu menjadi lagu wajib setiap harinya selama dua minggu. Ini merupakan lagu Younha yang paling bagus menurut gue. Alunan gitar akustiknya yang keren (featuring duo gitar akustik jepang DEPAPEPE). Mood lagunya yang menusuk. Lyric yang punya hook (kamisama....onegai...aaaahhhh), tempo yang meningkat perlahan, dan suara younha yang gue cinta banget apalagi didenger pake mega bass. Dan gue baru tahu arti dari judul lagu ini setelah menyanyikannya selama dua minggu. Owakare desu ka? (are we breaking?). Dan memang, persis seperti yang gue alami selama dua minggu november. Gue breaking dengan seseorang. Hoho sedihnya.
Berikut PV dari lagunya:

Well, sekian postingan hari ini (setelah hiatus selama tiga minggu). Lain kali kalo ada waktu luang gue pasti bakal sempet-sempetin nulis lagi. Dua jam lagi bakal ada praktikum, dan malamnya ada pertandingan Arsenal vs Totenham yang disiarin di Tivi. Ga bakal kelewatan. :)

Friday, September 24, 2010

Early Future

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya pada post yang ini, saya pernah menulis tentang saya di masa depan, kembali ke masa saat ini, dan protes soal rambut saya yang tidak rapi. Di post itu juga saya membuat sebuah dialog antara saya di masa depan dengan saya di masa sekarang seperti ini:

Saya (Fauzi dari tahun 2023):  “Mestinya rambut itu kamu rapikan sedikit.” (sambil tersenyum)

Dia (Fauzi di tahun 2010): (memegang rambutnya dan memandang saya dengan tatapan jengkel)

Saya: “Cewek itu suka yang rapi.”

Tentu saja, saya menulis dialog seperti itu tak lebih hanya berdasarkan imajinasi. Tapi siapa sangka, hanya selang empat bulan dari ketika saya menulis post itu, saya akhirnya benar-benar bertemu dengan seorang wanita yang benar-benar menjadikan kerapian sebagai bagian penting dari hidupnya.
Wanita itu, satu kampus dengan saya. Dan beberapa hari yang lalu, kami sempat ngobrol.


Saya: "Tolong dong, colokin kabel laptop ini ke situ." (sambil menyerahkan gulungan kabel charger laptop ke dia)
Dia(Wanita yang suka akan kerapian): "Ih, kabelnya kok gitu sih?"

Saya: (bingung) "emang kenapa kabelnya?" (sambil mengamati apakah ada bagian kabel yang sobek atau apa)

Dia: "Itu lo kabelnya, kok kayak gitu gulungannya."

Saya: Ini? (sambil mengangkat gulungan kabel yang memang agak berantakan)

Dia: "Iya. Coba sini kabelnya!"

Kemudian dia pun merapikan gulungan kabel yang tidak karuan itu. Setelah selesai dia memberikan kabel itu lagi ke saya, dan memang, gulungan kabel itu terlihat lebih rapi. 

Dia: "Begini kan lebih baik."

Saya hanya menghela nafas. Kemudian kami melanjutkan obrolan kami. Dan ditengah obrolan, muncul  lagi sesuatu yang harus saya ketahui tentang bagaimana pandangan wanita tentang kerapian.

Dia: "Jadi si A itu, orangnya rapi banget lo. Sampe-sampe bekas setrikaan di bajunya ga kelihatan lagi."

Saya: (melihat ke arah baju saya, yang walaupun udah disetrika, tetap saja kelihatan kusut)

Sekali lagi saya cuma bisa nyengir.

Dia: "kenapa nyengir?"

Saya: "Kamu suka sekali dengan kerapian ya?"

Dia: "Suka sekali."

Saya: "Kalau begitu, mungkin kamu akan pingsan melihat kamar saya."

Dia hanya tertawa. Mungkin karena kata-kata terakhir saya itu. Mungkin juga karena menertawai hidup saya yang tidak rapi.

 

Monday, August 30, 2010

Little Care/Big Influence


Ini semua berawal dari teknologi push email di Naite (nama HP gue~Seri Green Heart dari SE) yang membuat gue bisa menerima email secara real time selama 24 jam, semudah menerima sms, dan mengirim pesan dengan biaya yang lebih murah dari sms. Cinta banget deh gue ma naite.

Ketika gue coba mengimpor email dari gmail ke Naite, gue kaget melihat begitu banyaknya email baru yang masuk padahal baru 2 minggu ga dibuka. Lebih kaget (dan senang) lagi ketika menyadari ada satu email yang sungguh menarik. Email dari Junior gue di kampus.

Dear Mr.Fauzi

My name is Dres

I’ve already read your blog about FKG in USU.

Specially for article: A guide of First year on Fkg USU KBK (outline) and it’s very helpful me as freshman in FKG

Moreover, I admire the way you write in the blog.
Hope it will be exist.

Thank you,
Dres.

Wah, gue berasa asyik. Ini pertama kalinya dikasi komentar melalui jalur yang sangat formal seperti ini.Pake bahasa asing lagi, waw. Dan kalo dilihat-lihat, emailnya ditulis dengan format yang teratur. Hahaha.

Akhirnya, walau sangat perlahan, gue mulai beranjak dari blogger dekil menjadi blogger yang sedikit demi sedikit dihargai.

Thank you Dres, I glad you response my ‘brownie scout’ Blog.


Friday, May 21, 2010

UMB hack

Pertama-tama, melalui posting ini, gue mau ngucapin selamat berjuang buat temen-temen gue yang hari ini lagi ujian UMB. Kalian semua calon-calon teman sejawat. Gue yakin semuanya pasti udah belajar keras, udah banyak latihan, dan ikut segala macam try out/simulasi sehingga hari ini tidak akan menjadi hari yang terlalu berat. Usahakan rileks dan tenang ketika ujian sehingga soal yang tadinya mudah tidak akan berubah menjadi sulit. Biar lebih asoy, banyak-banyaklah berdoa. Usaha disertai doa adalah kunci kesukesan umum semua tokoh hebat dunia.

Yakinlah teman-temanku, kuliah di PTN itu enak loh (terutama di FK atau di FKG, akreditasinya “A”) *promosi Fakultas sendiri hehe.

Gue doain semuanya lulus. Kalo udah lulus jangan lupa makan-makan ya, gue pengen gemukan nih.

Yang kedua, khusus buat temen-temen yang punya kelemahan dalam satu atau dua pelajaran, (gue sendiri paling hopeless ma fisika dan matematika) jangan berkecil hati atau cepat-cepat merasa frustatsi dulu. Babat aja terus sampai bisa, dan kalo masih tetep kesusahan, ingatlah pepatah jepang ini

Tidak ada waktu untuk mengharapkan apa yang tidak kita miliki, kita cuma bisa mencari jalan terbaik dengan berjuang sesuai dengan kemampuan yang kita punya, untuk seumur hidup kita.”

Dengan kata lain, jangan sampai keterbatasan-keterbatasan yang kita punya (dalam hal ini, keterbatasan terhadap mata pelajaran tertentu) merintangi kita untuk terus maju. Gue sendiri cuma jawab dua soal matematika dasar dan lima soal fisika pada UMB tahun lalu, tapi tetap lulus karena di mata pelajaran yang gue suka seperti Kimia, biologi, dan bahasa inggris gue maximal.

Lastly, untuk lebih memotivasi, gue ngutip kata-kata bagus dari buku favorit sepanjang masa gue, “Kambing Jantan.(Raditya Dika)” Semoga Bermanfaat ^_^

Apa pun yang lo perjuangin, entah susah atau mudah, perjuangkan dengan sekuat tenaga lo…gak pernah ada hal yang ga berguna dalam setiap hal yang lo lakuin…dan mungkin dalam perjuangan itu lo bakalan gagal, tapi kegagalan dari sebuah perjuangan yang paling hebat adalah kemenangan yang paling berarti.”

Gue sendiri berharap agar kalian semua menang.


Semangat!
^-^ c u to the next post!

Friday, March 26, 2010

Chapter from Book of memories

Ntah sejak kapan gue mulai suka menghargai hal-hal kecil yang diberikan orang lain.Gue lupa.Tapi gue ga akan lupa ma temen-temen yang udah ngucapin selamat ultah pada tanggal 23 maret kemaren.Gue bisa saja memakai “topeng” dan membohongi semua orang dengan sikap gue yang biasa-biasa saja.Tapi gue ga bisa membohongi hati gue sendiri kalo gue seneng.
Ya, seneng.
Mulai dari sekarang mungkin gue akan mencatat tanggal ulang tahun mereka dan menghafalnya.
Gue rasa itu pantas.Mungkin tanggal ulang tahun mereka harus dijadikan bab khusus dalam buku ingatan gue.
Hahaha.
Apapun itu, melalui catatan ini, gue mau mengucapkan terima kasih kepada mereka yang udah mau meluangkan waktunya buat sekedar ngucapin selamat ulang tahun ma gue.
*senyum lebar

Dari yang pertama,

1. Tengku andhita
2. Nurfatma melia sinaga
3. Mardiah rizqa butar butar
4. Irma afriyesi siregar
5. Rohimah

You help me to through the day and make everything is Ok


6. Heky ceria
7. Andriy astrid gultom
8. Priskatindea
9. Coni oktami wahyuni
10. Arigato hutabarat

You support me to the top of the happiness world

11. Yoan Yolanda
12. Sherly marcelina
13. Rizky hari astuti rambe
14. Oki halomoan siregar
15. Trisno stevanus

You give my life the whole of new meaning

16. Tri arga
17. Fadil pradana
18. Indira kartika permana
19. Filzah zulkarnaen abdullah
20. Wira agustina

You lift me up when I was falling

21. Simon yonathan
22. Rezi gustiadi
23. Dyah ratih ayu aryani
24. Rachel ferasima
25. Sarah faizah daulay

You always believe me and it’s make me can catch a glimpse of light

26. Syarifah maghfirah
27. Farah oktamurdiantri
28. Tellia silalahi
29. Vivi zayanti nasution
30. Indah hati batubara

Everything's a possibility as long as I’m with you

31. Dameria dwiningsih sinaga
32. Karsa rajagukguk
33. Abdul rasyid
34. Zayanti manda sari

And I can reach my tomorrow
And I can hold my head up high
And it’s all because you’re by my side

I’m calling you Incredible friend

You brighten things up and I wanna say is, “Thank you!” ^.^

Monday, January 18, 2010

Vote Dhita...she's my friend...


Dua tahun yang lalu, januari tahun 2008, gue sempat nulis sebuah bulletin di friendster yang judulnya “one hundred for pevita” dalam rangka mendukung pevita pearce untuk jadi cewek Hai 2007.
Dan pevita pun akhirnya beneran menjadi cewek hai terfavorit, mengalahkan Paula tobing dan yang lainnya.

Gue ingin mengulang kejadian yang sama.

“Ah itu kan Cuma kebetulan zie.” Kata Sito, temen gue.Saat itu gue lagi nulis notes ini di fakultas dia.Farmasi. “lagipula, sebelum menjadi cewek Hai, pevita udah beken duluan di film denias.” Lanjutnya.

“Ga tau ah, saat itu gue banyak sms sih.Haha” Gue berkata bangga.

“Eh, bukannya pemenang cewek hai itu dihitung berdasarkan jumlah orang yang memilih, bukan jumlah sms yang dikirim oleh yang memilih.”

“Hah? Gitu ya? Bukan kek Indonesian idol gtu ya? Yang sms nya paling banyaklah yang jadi juara?

“Lo sih kebanyakan bermain diruang bawah tanah.Sebanyak apapun lo ngirim sms, pake no lo itu, tetep aja diitung satu voters.”

“oh gitu ya? Serius?”

“liat aja no tujuan sms nya, kena tarif normal kan? Itu kan Cuma pooling.”

“Oh iya iya..”

Gue manyun.Padahal rencananya gue mau mengalokasikan sms bonus 50 setiap hari ke semua operator gue buat nge-vote.

“kalo ga salah dulu lo ngelakuin hal yang sama buat ngedukung pevita kan? Lo ngabisin bonus 100 sms dari kartu as lo kan?”

Gue Cuma manyun lagi.

“pinter banget lo…”

Hmm, terimakasih Sito, atas sindirannya.Lo sungguh teman(dan monyet) yang baik.
Sekarang, kesalahan yang sama ga akan gue ulangi lagi.Gue akan melakukan cara yang sama sekali beda buat memberikan dukungan yang lebih banyak.

“gue ada ide zi..” seru Sito.
“Hah? Apa? Apa?” Tanya gue bersemangat. “tapi ide lo ga ngaco kan?”

“Gini, lo kan punya account di banyak jejaring sosial, twitter, plurk, hi-5, mypulau, kafegaul, ACS, kaskus, oggix, technorati, atau apalah lagi.Nah, kenapa lo ga promosiin disitus-situs itu aja?”

Sepintas ide Sito kedengaran keren.Kalo ditotal jumlah friend gue di semua situs jejaring sosial itu lebih dari lima ribuan.Gue bisa mempromosikan secara lebih cepat ke banyak orang secara bersamaan.
Gue berpikir ulang lagi.Gue inget dulu waktu pertama-tama kali gue punya blog, gue promosi kemana-mana melalui sms, situs jejaring sosial, milis-milis.Eh malah gue dikira spam dan satupun ga ada yang baca blog gue saat itu.Ini masalah imej.Gue mencoba mengambil sudut pandang orang ketiga.Gimana kalo misalnya gue melihat orang yang promosi abis-abisan di status twitter hingga memenuhi deck dan timeline gue.Pasti risih kan.
Gue berpikir lagi dan memutuskan nge-twit dengan kata-kata ini di Disalah satu dari dua akun twitter gue:

Buat temen gue sesame komikus, vote dhita ya di polling cewek hai, karena dia juga komikus, sama seperti kita.

Di devian art, comicomunity, juga gue buat seperti itu.Kalo mereka pembaca Hai juga, mereka pasti tahu caranya.
Agar dukungan buat dhita datang lebih banyak, gue pun ngajak keluarga gue buat ikutan milih.

“ma…ma…liat deh majalah ni.” Kata gue sambil nyodorin majalah Hai ke nyokap.
“kenapa zi? Cerpen kamu ada yang dimuat?” Tanya nyokap.
“Bukan, liat deh ini, disitu ada temenku, …”
“Oh ya, dia model majalahnya ya?”
“iya dia bakal jadi model majalahnya, tapi kalo mama milih dia dalam pooling..”
“oh gitu..”
“ikutan milih juga donk..temenku ni.”
“ya udah tuh ambil hp mama.Eh, tapi jangan lupa beresin kamar kamu tu ya.Udah kek apaan aja.”

Gue cengar-cengir lebar.

“kla, kamu juga ikutan milih temen kakak ya.” Kata gue ma Ikla, adek gue. Ikla Cuma bengong. “ntar abang kasi make laptop deh…”
“oh ya, beneran bang? Kalo gitu langsung aku kirim sms sekarang nih, formatnya gimana?”

Selanjutnya ma temen-temen dekat gue.Hari itu, gue ma Boy, sedang belanja buku di gramedia.Hampir dua jam kami disana, dan Boy pun ngajak gue pulang.Gue ga bergeming sambil menatap majalah Hai.
“lo baca apa?” tanyanya.
“ngg…”
“baca apaan sih?”
“ini lo..” gue nunjukin majalah Hai yang gue pegang.
“ini apa? Pooling ya?” tanyanya.
“iya, yang namanya dhita itu temen gue lo.”
“ngg, dhita ya..o.. yang ini..wah..lo bakalan nge-vote dong?”
“iya, tapi gue ga bawa handphone, pinjem handphone lo dong.”
“oh, itu toh.” Boy pun memberikan handphonenya.
“hehe, makasih ya, lo ikutan milih juga ya.Temen gue temen lo juga kan.Lo pernah bilang gitu kan?’
Boy Cuma mengangkat alis.

Gue pun cengar-cengir kuda lagi.

***

Seminggu kemudian, mengajak orang lain untuk memilih temen gue sudah menjadi kegiatan gue sehari-hari sampe temen gue nanya.
“Lo kog sampe segitunya sih dukung dia? Kalian akrab ya?”

Gue diam bentar.Terus gue nanya balik.
“Apa lo ga pernah punya orang yang lo kagumi?”

Wednesday, December 16, 2009

My Most Important Friend In 2009

Tahun 2009, salah satu Tahun yang paling berat dalam hidup gue.Dan tanpa bantuan orang tua, dan temen-temen gue yang baek-baek, gue mungkin ga bisa ngelewatinnya.Saat-saat tegang dan stres menjelang Ujian nasional, saat-saat belajar keras untuk menghadapi Ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri, saat-saat beradaptasi di kampus yang baru, semuanya ga akan bisa gue lewati tanpa bantuan dari temen-temen gue ini.Dengan bantuan mereka, gue masih bisa tersenyum dan tertawa lepas hingga saat ini.Mereka Hebat, dan menjadi bagian tersendiri dalam sejarah masa remaja gue.

And here they’re, my most Important Friend in this year…:

1.Muhammad Boy Anugerah Batubara
Ini nih temen yang paling berjasa ditahun 2009.Semenjak SD sampe sekarang gue ma Boy masih berteman.Dan dari SD ampe sekarang si Boy sering banget bantu gue.Ga keitung lah pokoknya.Tapi yang paling gue inget yaitu waktu dia ngebantu gue nyari lokasi ujian UMB sampe nyasar ke brastagi…hahaha..terus waktu ujian UMB dia ngantar gue..minjemi gue helm, nemenin gue upload foto, nraktir gue makan mie ayam, terus waktu SNMPTN dia bantuin gue ngedaftar, haduh jadi teringat waktu ujian SNMPTN hari pertama gue ma dia terlambat 30 menit lari-lari seperti orang kesurupan..huhuhu….tapi gue malah lulus.Ga mungkin dilupakan lah saat-saat seperti itu.Krusial banget dan besar pengaruhnya buat hidup gue.

2.Agung Purnomo
Sepatah kata yang akan gue ucapkan buat Agung adalah: “tebenganmu ga akan terlupakan!”
Agung adalah temen gue yang paling sabar menghadapi gue yang bandel ini.Dia ketua kelas, dan gue adalah wakilnya.Wakil yang suka asal-asalan.Hahaha….Pokoknya menjelang akhir-akhir SMA, agunk paling banyak bantu gue dalam segala hal, minjemi kabel data, nebeng kesana-kesini, berbagi tips seputar smsan, dan diskusi seputar dunia sponge-bob(kalo yang yang terakhir ini sih ngasal hahha)

3.Temen-temen gue di Fkg USU angkatan 09.
Tanpa mereka, gue ga akan merasakan asyiknya di fkg.Saat kami semua sibuk-sibuk nyari bahan kesana-kesini buat bahan tinjauan pustaka, stres karena makalah ilmiah, rebutan minta ACC, tiap hari saling sharing update status facebook, mengarang bebas di ujian B.I, stress bersama setelah ujian PI, sibuk buat poster PKM, sidang pleno, TA, dan berjuang keras di ujian blok, yang satu hari empat modul sekaligus.Huaa..
Tri arga utama dan abdul rasyid, satu perjuangan gue mengincar nilai yang bagus.
Minang community, Ridwan, mike, rezi, yang sering nemenin gue makan di netral
Yurika, yang paling ramah ma gue.Yang tiap hari nyapa gue, dimanapun kapanpun.Hahaha.
Kelompok lima yang asyik-asyik dan bersahabat: Wanda, Putra, Ridwan, Deri, Rizqa, Sasa, Ika, Handini, Lia, Sabrina, jasween, Lulu, Icut, Sinta, Maje, Hefni, Tuti, Lusiana, shangita bala jothy.You’re Rock Guys!
Sherly Marcelina, yang uda minjemin gue banyak komik yang asyik-asyik.Tapi tanpa minjemin komik pun, sherly memang anak yang baek kok.
Mardiah Rizqa, kapan lagi ni kita makan siomay..hahaha.Asyik..asyik..
Fadil pradana, yang sering bantuin gue kalo laptop gue bermasalah.
Adicakra Satyanugraha Sutan, yang udah minjemin gue kaset X-blade dan ngasi gue segudang lagu-lagu jepang.
Lia wardina, Guru gue dalam belajar edit mengedit foto.Terimalah muridmu ini suhu….
William wijaya, David Chandra, Steven tiopan , yang bisa diajak seru-seruan pas ospect.
Andi lestari, Tara dipa sonia, sesama Trinity.
Susan chen, yenny shanz nie, yang banyak bantu gue dikelompok bahasa inggris.
Sarah faizah daulay, yang mau ngasi gue bahan buat makalah waktu itu.
Ade maya sari, yang ramah ma gue.
Dwi desmiana, yang udah mau maafin gue.
Sumarni, yang asyik banget diajak ngobrol.
Romauli margareth, yang mau makan bareng ma gue pas ospect.
Debora wong, yang asyik buat diajak gila-gilaan.
Rachel ferasima, yang udah bilang logo fkg yang gue buat lucu.Hohoho..jadi bangga.
Feby, yang selalu terlihat ceria tiap kali gue tegur.
Feni, yang sering nge-like gambar-gambar gue.
My mumen, yang asyik diajak nge-feed balik.
Vivi zayanti dan Nora, yang belakangan ini ramah banget ma gue.
Lukman, demeria dwiningsih, yang baek banget minjemin gue dvd-dvd film.
Ririn risky fanisah, yang ngasi coment asyik distatus gue pas ospect.
Semua yang udah pernah baek ma gue, Asri Irawan, Sylvia, Prida putri, Qurata akyuni, Edo Nugraha, Dimas Agara, Aulia Riza, Simon Yonathan, Chrisnatalio, Tellia silalahi, puput, dewi, ruth, bekka, dea, diny, nana, rizqa dan semua yang ga bisa gue sebutin satu-satu.



4.Temen-temen SMA gue, khususnya anak XII IPA 2
Teringat saat maen bola tiap kali guru ga masuk, jalan-jalan tiap habis Renang, menggosip tiada henti tiap ada waktu luang, dan saling ejek yang ntah mengapa begitu populernya dikelas gue saat itu.Istilahnya, “lesengan.”
Andriy, tempat gue minta buatin kaligrafi
Raja rizky, master gue
Putri, yang asyik buat diajak menggosip
Tika, tempat nyontek gue kalo belon siap PR
Dwiguna, temen gue sesame penggila anime
Hendra, temen seperjuangan gue dari kelas satu SMA
Suhandi, temen seperjuangan gue dalam menghadapi UN, ma UMB.
Abel, yang paling paham ma kekurangan yang gue punya
Sarom, Trisno, Benro yang asyik-asyik kalo maen futsal
Jhonrhis, temen gue sesama Generasi O
Dan semua yang ga bisa gue sebutin satu-satu, Ruth, Hotma, Safrina, septiana, kiki, yoan, afni, adit, dear, kemas, ucup, maman, you,re cool guys…hohoho

5.Zayanti Manda Sari

Paling ga bisa terlupakan waktu gue kelas 3 SMA.Gue menganggapnya sebagai orang yang spesial.Salah satu alasan gue pengen lulus UMB adalah Manda(selain ortu gue tentunya).Waktu dia jadian ma cowok lain, panasnya hati ini bukan main.Gue malah mendadak jadi penulis puisi yang bisa memproduksi lebih dari sepuluh puisi cengeng tiap hari.Ga tau kenapa.Gue ga bisa ngejelasin.Mungkin karena perasaan yang udah terlanjur gue bentuk ma dia yang sampe saat ini masih tersisa.
Fakta uniknya, Manda satu-satunya cewek yang paling sering gue sms duluan waktu kelas 3 SMA.
Dan usaha gue mendekati nancy, lusi, ma dhita buat ngelupai Manda sejenak, ga perna berhasil.Ga tau kenapa.Hati gue seperti dirantai.
Hanya saja, gue tahu, gue ga bisa maksa dia buat punya perasaan yang sama.
Semangat.^-^

6.Rohimah

Satu kata buat adik kelas gue ini adalah, Menarik.Alasannya, waktu gue ulang tahun, dialah yang pertama kali ngasi kado.Dan dibungkus kadonya dia nulis gini “semoga kakak lulus UMB di Fk USU!” Doa yang Keren! Dan akhirnya gue juga lulus jauh-jauh dari doanya itu.Hahha..terus dia juga ada ngasi Gift yang tulisannya bagus gitu.
Satu kata lagi buat dia adalah, Care.
Perhatian banget ma gue..hehehe…makasih makasih, ternyata gue yang berandalan ini masih dipedulikan.
Dan hingga saat ini, bungkus kado itu masih gue simpan, dan selalu gue baca tiap kali gue butuh semangat.

7.Heky Ceria

DiBimbel gue juga punya temen yang baek banget ma gue.Asyik buat diajak ngobrol.Dan yang paling asyik adalah, tiap kali gue make baju warna hitam, dia bilang gue keren…wuahahaa…ajib..ajib…akhirnya ada juga yang mengakui..huhuhu.
Disaat-saat menjelang UN dan UMB, heky banyak banget Bantu gue, misalnya nraktir gue makan ayam goreng trus nemenin gue tiap kali pulang dari bimbel.Hmm…kapan lagi yang makan bareng..hehehe

8.Ssi Gadizt Ayah a.k.a Mae

Terima kasih atas kebaekan mu mae.Sering-sering ya nge-wall+ngasi comment.Gue seneng lo…hahaha.Paling ga, masih ada yang mau perhatian ma gue semenjak lepas SMA, dan menurut gue itu adalah Mae.


9.Temen-temen Bimbel gue
Deri(perpajakan STAN), Sofyan(informatika USU), Amdy, Fahmi, Bisuk(Pd.Teknik Mesin Unimed), Taufik(Pd.Teknik Mesin Unimed), Gagah, Rugun, Wanty, Christina, Deni, Nancy(Peternakan Unand), Kezzia(hukum Udayana), Edwin(FK unsyah), Heri Pohan(teknik Elektro ITB), yang membuat ruangan bimbel yang sempit terasa lapang, yang panas serasa sejuk, dan suasana yang hening menjadi rame, penuh warna, ceriakan duniaku….hahaha….Ketawa-ketiwi kalian ga akan terlupakan!
Dan akhirnya kita semua pun bisa lulus di PTN.^_^

Dan buat kata-kata penutup, gue dapat kata-kata bagus dari lagu soundtrack Narnia yang dinyanyiin ma Steven curthis Chapman:

“and I’ll watch as the cold winter melt into the spring, and I’ll be remembering you”
Dan biarpun musim dingin telah berganti menjadi musim semi, aku akan tetap mengingatmu.
“and I smell the flower and heard the bird sing, and I’ll be remembering you.”
Dan ketika aku sedang mencium harum bunga dan nyanyian burung, aku juga tetap akan mengingatmu.

*Fauzi hyuuga

Thursday, September 24, 2009

The most important people at 2009 beta version

The Most Important people at 2009 beta version.


1.M.Boy

Status: temen bermain

Orang yang selalu gue bebanin bayar uang warnet.Banyak banget membantu disaat-saat krusial, seperti saat ujian umb, snmptn, dan meninjau lokasi. Ga pernah minta uang minyak kalo gue nebeng.Pernah nraktir gue makan mie ayam diemper jalan belakang gramedia.Beliin gue pocarisweat.Minjemin gue helm pas mau daftar ulang.

Kata-kata menarik yang pernah keluar dari mulutnya:
“Hancurkan putus cinta…walau gue sendiri belum pernah jadian hah…sambel!”

2,Agunk

Status: temen skul

Disaat-saat kritis, agung tetep mau nebengin gue sehingga selama setengah tahun masa-masa akhir sma gue tetep aman-aman aja.Hemat seribu perak.

Kata-kata menarik yang pernah keluar dari mulutnya:
“guru…cemana cara nge-sms si winda?”

3.Heky

Status:temen bimbel

Amat membantu gue dengan keramahannya, rajin ngesms gue walau ga penting juga, membuat gue terkenal disekolahnya, mentraktir gue makan, mau diajak jalan berdua bareng gue, dan poin pentingnya, dia suka ma gue.huahaha, funny stuff.Pernah nraktir gue makan di texas.

Kata-kata menarik yang pernah keluar dari mulutnya:
“nah gini kan keren”

4.Damba

Status: temen sekelas

Orang yang membuat gue merasa diakui, orang yang percaya ma kemampuan gue, orang yang senang ketika gue mendapatkan nilai tinggi, orang yang pandai menjaga perasaan gue, orang yang menghormati gue.

Kata-kata menarik yang pernah keluar dari mulutnya:
“ketimbang ma jhon, mending aku ma fausi…”


5.Manda

Status: temen skul

Pengaruhnya kuat banget.Pengaruh emosi yang luar biasa hebatnya.Ga tau kenapa gue jadi rada-rada sensitive mendengar kata galuh atau black district, atau deny, atau sadam.Gue cemburu, merasa tersaingi ma mereka karena bias mendapatkan hati manda, sedangkan gue apa? Memang kecemburuan gue ga beralasan tapi gue memang bener-bener suka ma dia walau jarang ketemu.

Kata-kata menarik yang pernah keluar dari mulutnya:
“yes….!”(ketika mendengar gue bilang saying ma dia)


6.Rohimah.

Status: adik kelas

The unique girl.Menarik malah.Sangat memberikan gue dukungan moril ketika sedang tegang-tegangnya menghadapi ujian nasional.Dia malah ga lupa memberi gue ucapan selamat plus hadiah pas gue ultah.Hal yang bahkan ga dilakukan temen-temen dekat gue.Apalagi semuanya seperti telah direncanakan sebelumnya.Hmm, gue jadi seneng karena ada seseorang yang mau melakukan hal seperti itu buat gue.Gue hebat juga yah hahaha

Kata-kata menarik yang pernah keluar dari mulutnya:
“bangga deh punya kakak kelas seperti kak zie.”

7.Rika
Status: adik kelas
Masih kerasa aja pengaruhnya mpe sekarang, masa lalu yang ga bias gue lupakan karena terikat janji.Terserah kalo orang yang bersangkutan ga pernah mau nganggap gue lagi.Tapi yang namanya janji ya tetap janji.Jujur gue masih penasaran.jujur gue penasaran kenapa terlalu sering terlibat dengan gadis bermarga nasution.

Kata-kata menarik yang pernah keluar dari mulutnya:
“kak. Kita temenan aja ya kak!”

8.Azty

Status: temennya temen bimbel

Ga tw knapa, tapi gue inget ketika umb hari ntu, gue lagi deket-deketnya ma asty dan sempat suka, sampai saat ini gue juga masih nyimpan foto dia.Foto-fotonya bagus, bukan hanya karena wajahnya innocent, juga karena dia ga ada pasang pose-pose monyong.Hobi tersenyum simpul, dan gue suka itu.Walau sekarang dia sombong, toh itu ga masalah buat gue.Itu hak dia kok.

Kata-kata menarik yang pernah keluar dari mulutnya:
“Jangan lupa solad ya zy…!”

Thursday, December 25, 2008

Orang-orang yang paling berpengaruh di tahun 2008

Beberapa hari setelah gue mempublish tulisan gue tentang "the most influence person of 2008" di blog multiply gue, temen gue nanya, kenapa yang diposisi pertama bukan rika atau damba.
Padahal kan story gue amat kuat ma dua cewek ini.
Untuk hal itu gue punya alesan kuat yang akan gue jelaskan nanti.
Sebelumnya, berikut daftar orang-orang paling berpengaruh buat gue di tahun 2008.

1.Manda
Karena. . . .ntar deh gue ceritain.
2. Rika nasution
Cewek yang paling sering nyakitin hati gue tapi amat sulit gue lupakan
3. Damba
Orang pertama yg memberikan standing aplause buat gue.
4.Agung
Thanks atas tebengan nya setiap hari.
5.Thya
Ehm. . .membuat gue sadar klo ternyata ada banyak cewek cantik didunia ini.
Lalu berturut-turut, hendra, andre, jhon, fatma, ma amoi.

Sekarang kta kembali ke masalah awal "kenapa bukan rika atau damba yg paling berpengaruh bagi gue"
Rika mungkin orang yang paling sulit gue lupakan, dan damba mungkin cewek yang paling cantik dikelas gue, tapi. . .orang yang memberi semangat ma gue saat sedang berada dalam titik terendah dalam hidup cuma Manda.
Orang yg terus menerus tanpa bosan mengingatkan gue belajar cuma Manda. Bukan rika, bukan damba, bukan pacar gue, bukan temen sekelas gue.
Cuma Manda.

Ni adalah sms manda sepanjang periode oktober hingga desember. Suatu bukti bahwa dialah satu-satunya teman yg paling banyak menolong jiwa gue disaat2 krusial.



The message of spirit power.

27 oktober

Uda malam ne
Jngan lupa belajar ia. .
.
M.FAUZY
.
.eh sblum blajar
Ambil wudhu dlu
._.


28 oktober

.:-o
Belajar. . .
Belajar. . .
Belajar. . .


29 oktober

Belajar
Belajar
Belajar. .
.
Cowry kecePATAN ngingetin nyah
.
Coz ntar malem nda mw latIHAN tkud gag semped


30 oktober

Assalamualaikum
.
.blajar
Blajar
Blajar. . . !
.
.blajar zY


31 oktober

.
.
Blajar
Blajar
Blajar
.
Jangan lupa iah
.
.nd
Tetep semangat
.
Doa jugag jgn lupah
.
OkehB-)


1 november

Assalamualaikum
.
.blajar
Blajar
Nd belajar
.
.hari ne ruz lbi baik dri sebelumnya
.
.semangad teman
:-)
. . .
."slalu ad aq kenang"


2 november

Blajar tman!


3 november

Masa
Muda
.
.adlah masa blajar
.
.blajar dwaktu kecil bgai mengukir diatas batu
.
.blajar ssudah dwASa laksana mengukir di ataz air. !
.
.slamad blajar
TeMAN


4 november

Jgn lupa blajar ia tman. . !


5 november

Blajar . . !


6 november

Blajar. . !


7 november

Samleqom. . !
.
.belajar. .!!!!!
. .doain nda lulus sleksi yah teman. . !

10 november

MaAf lama
.
.belajar
.teman. . . .!!
.
.
.


12 november

Uppz
.
.ud shalat?
.clesai shalat jngan lupah blajar .


14 november

Zy . .:-)
.
.jgn lupa blajar
.
.eh tdy quis matematika bnar brapa?


15 november

Blajar . . !


17 november

ZY
.
.blajar malem2 gene seru loh
.


19 november

Blajar :-


2o november

Assalamualaikum
.
.zangan lupa blajar ia teman!:-D


24 november

Blajar ia teman kuh :-) dia ada tpy qmu gag tw.


26 november

Assalamualaikum
.
.
.
.
Blajar teruz
Semangad
.
.


27 november

Dia ada py gak tw
.
.blajar ia CuY


28 november

Maaf kcepatan
.
.
Blajar ia
Tetep semangad
Yg terbaik buat zY
.
Oke""
.upz
Selamad ia luluz simulasi


29 november

Sowry teLAT
.
.
.cayo
.
.blajar nd smangat
.
.
.
. . .ada py. . .gag tw

1 desember

Ugh
.
.blajar ia zY
.
Haruz zy LAH yg terbaik


5 desember

:-)
Pagi . . .
.
Awali hari nie dgn senyuman. ! A. .
MeD BELAJAR TEMAN. .!
.
. . . Ada py. . .gak tw!
!
!
Blajar olweisz?


8 desember

He who CAN, Does!
He who CANNot, teaches. .!
.
Spirit olweisz


9 desember

ZY
. .blajar ia


11 desember

. .blajar . . .


12 desember

. .blajar
:-)


16 desember

Zy
Blajar oke :-)


17 desember

Laili . .
.
Ajilun ya'alamtun
.


17 desember

Baik didoakan
.
Zy yg terbaik
Ha ha ha





Sehari menjelang olimpiade akhir tahun, gue, yang saat itu mengalami krisis PD yg gawat, merasa putus asa dan pasrah menghadapi olimpiade saking tegangnya.
Gue bener-bener ga tau harus ngapain lagi hingga datang sms dari manda.

19 desember

Smangad zy bsok olimpiade kan?
.
Arus magsimal
Ok-ok~
.
:-)



Gue tersenyum membaca sms itu. Ternyata dia ingat kalo besok gue olimpiade. Cuma dia yang mau memberi dukungan.
Dan bagi gue, itu sangat berarti banyak.
Membuat gue mampu melawan semua ketakutan yang absurd.

Belum ada yang pernah berbuat sejauh ini untuk gue.

Belum pernah.

Gue janji, gue akan melakukan yang terbaik sehingga dukungan yang ia berikan ga pernah sia-sia.

Gue janji. .

Janji besar. .
Wallpaper Download